15 Wisata Hits di Ubud Bali Selain Monkey Forest: Panduan Lengkap & Terbaru

Ubud selalu memiliki daya tarik magis yang membuat siapa pun ingin kembali lagi. Namun, jika Anda merasa bosan dengan keramaian di Mandala Suci Wenara Wana, mencari alternatif wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest adalah langkah cerdas untuk mengeksplorasi sisi lain dari jantung budaya Bali ini. Dari terasering hijau yang menyejukkan mata hingga air terjun tersembunyi yang eksotis, Ubud menawarkan beragam destinasi yang tak kalah memukau dan tentunya sangat Instagrammable.

1. Tegalalang Rice Terrace & Cretya Ubud

Tegalalang Rice Terrace tetap menjadi primadona wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest. Pemandangan sawah berundak yang ikonik ini menawarkan suasana pedesaan yang asri. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa wisatawan kini lebih banyak berkunjung ke Cretya Ubud, sebuah day club mewah yang terletak tepat di area persawahan Tegalalang.

Di sini, Anda bisa berenang di kolam bertingkat dengan pemandangan hijau yang spektakuler. Menurut data pariwisata Bali, Tegalalang dikunjungi oleh lebih dari 2.000 wisatawan setiap harinya pada musim liburan. Pastikan Anda datang sebelum pukul 09.00 pagi untuk mendapatkan spot foto terbaik tanpa gangguan kerumunan.

2. Campuhan Ridge Walk (Bukit Campuhan)

Jika Anda mencari aktivitas yang lebih santai namun tetap estetis, Campuhan Ridge Walk adalah jawabannya. Jalur setapak di atas bukit ini menawarkan pemandangan lembah sungai yang hijau di kedua sisinya. Tempat ini sangat populer di kalangan pelari pagi dan fotografer landscape.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari terbit (sunrise) sekitar pukul 06.00 WITA. Selain udaranya yang masih sangat segar, cahaya keemasan matahari akan memberikan efek dramatis pada foto Anda. Tidak ada biaya tiket masuk untuk menikmati keindahan Bukit Campuhan, menjadikannya salah satu destinasi hemat yang tetap berkelas.

3. Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati sering disebut sebagai salah satu pura tercantik di pusat Ubud. Keunikan utama pura ini adalah kolam teratai (lotus) yang luas yang mengapit jalan setapak menuju gerbang utama pura. Arsitektur ukiran khas Bali yang detail menambah kesan megah dan sakral.

Setiap malam, biasanya diadakan pertunjukan tari tradisional Bali di area pura ini. Lokasinya yang sangat strategis, tepat di belakang Starbucks Ubud, membuatnya sangat mudah diakses. Ini adalah spot wajib bagi Anda yang ingin mendalami sisi spiritualitas dan seni Bali tanpa harus pergi jauh ke pelosok.

4. Air Terjun Kanto Lampo

Beralih ke wisata air, Air Terjun Kanto Lampo kini menjadi salah satu wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest yang paling banyak dicari di Instagram. Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang jatuh tegak lurus, Kanto Lampo memiliki formasi batuan berundak yang memungkinkan air mengalir seperti tirai.

Wisatawan diperbolehkan untuk memanjat bebatuan tersebut (dengan hati-hati) untuk berfoto tepat di bawah kucuran air. Tips profesional: gunakan jasa pemandu lokal di sana untuk membantu mengambil foto, karena mereka sangat ahli dalam menentukan sudut pengambilan gambar yang estetik.

5. Bali Swing: Sensasi Memacu Adrenalin

Belum lengkap rasanya ke Ubud tanpa mencoba ayunan raksasa. Bali Swing merupakan pelopor tren ayunan di atas jurang yang kini menjamur di seluruh Bali. Terletak di Jalan Dewi Saraswati, tempat ini menawarkan berbagai jenis ayunan dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Keamanan di sini sangat terjamin dengan standar internasional, sehingga Anda tidak perlu khawatir saat berayun di ketinggian 10 hingga 78 meter di atas tanah. Pemandangan hutan tropis dan sungai Ayung yang mengalir di bawahnya akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

6. Museum Renaissance Blanco

Bagi pecinta seni, Museum Blanco adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Museum ini merupakan bekas rumah dan studio dari pelukis ternama kelahiran Filipina, Don Antonio Blanco. Bangunannya berdiri megah di atas bukit yang menghadap ke Sungai Campuhan.

Karya-karya Blanco yang didominasi oleh lukisan wanita Bali yang eksotis dipadukan dengan arsitektur museum yang unik menciptakan atmosfer yang sangat artistik. Selain lukisan, Anda juga bisa melihat burung-burung eksotis di halaman museum yang dirawat dengan sangat baik.

7. Pasar Seni Ubud (Ubud Art Market)

Setelah direnovasi beberapa waktu lalu, Pasar Seni Ubud kini tampil lebih bersih dan tertata. Inilah pusat belanja suvenir khas Bali, mulai dari tas rotan, pakaian bohemian, hingga kerajinan tangan dari kayu. Pasar ini juga sempat menjadi lokasi syuting film ternama “Eat Pray Love”.

Kunci belanja di sini adalah kemampuan menawar. Mulailah dengan menawar setengah dari harga yang ditawarkan penjual. Jangan lupa untuk datang di pagi hari sebelum pasar terlalu ramai agar proses tawar-menawar terasa lebih santai.

8. Air Terjun Suwat

Jika Kanto Lampo dirasa terlalu ramai, cobalah berkunjung ke Air Terjun Suwat. Terletak sekitar 15-20 menit dari pusat Ubud, air terjun ini menawarkan suasana yang lebih tenang dan “tersembunyi”. Salah satu daya tarik utamanya adalah rakit bambu yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto di tengah kolam alami.

Airnya yang jernih dan dikelilingi oleh tebing batu yang tinggi membuat tempat ini terasa seperti oase rahasia. Biaya masuknya pun sangat terjangkau, sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000 per orang.

9. Pura Tirta Empul

Hanya berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Ubud, Pura Tirta Empul menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam. Pura ini terkenal dengan kolam penyucian diri (melukat). Wisatawan diperbolehkan ikut serta dalam ritual ini asalkan mengikuti aturan yang ada, seperti mengenakan sarung khusus.

Melihat warga lokal dan wisatawan asing bersama-sama melakukan ritual pembersihan diri di bawah pancuran air suci adalah pemandangan yang sangat menyentuh hati. Ini adalah bukti nyata betapa kuatnya budaya dan tradisi yang masih terjaga di Bali.

10. Goa Gajah (Elephant Cave)

Goa Gajah adalah situs arkeologi yang kaya akan sejarah. Dibangun pada abad ke-9, tempat ini dulunya merupakan tempat meditasi bagi para pendeta Hindu dan Buddha. Mulut goa yang dipenuhi ukiran wajah raksasa yang menyeramkan namun artistik menjadi ikon utama tempat ini.

Di dalam area Goa Gajah, Anda juga akan menemukan kolam pemandian kuno dan taman yang asri dengan pohon-pohon besar yang berusia ratusan tahun. Tempat ini memberikan nuansa magis masa lalu yang jarang ditemukan di tempat lain.

11. Aloha Ubud Swing

Mirip dengan Bali Swing, Aloha Ubud Swing menawarkan konsep taman ayunan dengan latar belakang sawah Tegalalang. Kelebihannya adalah lokasinya yang sangat dekat dengan area persawahan, sehingga Anda bisa mendapatkan foto dengan layer sawah yang lebih jelas.

Tersedia juga berbagai spot foto menarik lainnya seperti sarang burung raksasa (bird nest) yang sangat populer di media sosial. Tempat ini cocok bagi Anda yang ingin mendapatkan banyak stok foto dalam satu lokasi saja.

12. Pyramids of Chi

Mencari pengalaman yang benar-benar berbeda? Pyramids of Chi menawarkan sesi penyembuhan melalui suara (sound healing) di dalam bangunan berbentuk piramida. Ini adalah salah satu bentuk wisata kesehatan (wellness tourism) yang sedang naik daun di Ubud.

“Suara adalah obat masa depan.” – Kalimat ini sangat terasa ketika Anda berbaring di dalam piramida dan mendengarkan getaran dari gong dan alat musik kuno lainnya.

Tempat ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin melepas stres dan mencari ketenangan batin selama berlibur di Bali.

13. Taman Dedari

Taman Dedari yang terletak di Kedewatan, Ubud, menjadi viral karena keberadaan puluhan patung bidadari berukuran raksasa. Patung-patung setinggi lebih dari 10 meter ini tersebar di area taman yang luas di tepi Sungai Ayung.

Tempat ini sebenarnya merupakan bagian dari sebuah restoran, namun pengunjung diperbolehkan masuk untuk berfoto. Sore hari menjelang matahari terbenam adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Taman Dedari karena pencahayaannya yang sangat cantik.

14. Mason Elephant Park

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, Mason Elephant Park di Desa Taro adalah pilihan wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest yang edukatif. Ini adalah taman penyelamatan gajah yang telah diakui secara internasional karena standar kesejahteraan hewannya yang tinggi.

Anda bisa berinteraksi langsung dengan gajah-gajah yang ramah, memberi makan, hingga memandikan mereka. Tempat ini menawarkan pengalaman yang lebih personal dan terkontrol dibandingkan dengan sekadar melihat monyet di hutan.

15. Wisata Kuliner Hits di Ubud

Ubud juga merupakan surga bagi para pecinta kuliner. Beberapa tempat yang sedang hits saat ini antara lain:

  • Milk & Madu: Populer dengan pizza dan menu sarapannya yang lezat serta area bermain anak.
  • Naughty Nuri’s: Terkenal dengan iga babi bakarnya yang legendaris.
  • Clear Cafe: Kafe dengan desain interior yang unik dan menu makanan sehat yang beragam.
  • Zest Ubud: Destinasi utama bagi pecinta makanan berbasis tanaman (plant-based) dengan pemandangan lembah.

Tips Berwisata ke Ubud Agar Maksimal

Agar perjalanan Anda mencari wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest berjalan lancar, perhatikan beberapa tips praktis berikut ini:

  1. Sewa Sepeda Motor: Jalanan di Ubud cenderung sempit dan sering macet. Menyewa motor akan jauh lebih efisien daripada menggunakan mobil.
  2. Gunakan Pakaian Sopan: Saat mengunjungi pura, pastikan Anda mengenakan kain (sarung) dan selendang. Sebagian besar pura menyediakan penyewaan di lokasi.
  3. Bawa Uang Tunai: Meskipun banyak tempat sudah menerima kartu atau QRIS, beberapa air terjun dan pasar tradisional masih mengutamakan pembayaran tunai.
  4. Datang Lebih Awal: Objek wisata hits di Ubud mulai ramai sejak pukul 10.00 pagi. Datanglah lebih pagi untuk menikmati suasana yang lebih privat.
  5. Gunakan Sunscreen & Anti Nyamuk: Karena banyak beraktivitas di alam terbuka, perlindungan kulit sangatlah penting.

Kesimpulan

Ubud menawarkan kekayaan wisata yang jauh melampaui Monkey Forest. Dari petualangan di air terjun hingga ketenangan di pusat meditasi, setiap sudut Ubud memiliki cerita uniknya sendiri. Dengan mengunjungi berbagai wisata hits di Ubud Bali selain Monkey Forest yang telah disebutkan di atas, Anda akan mendapatkan pengalaman liburan yang lebih beragam dan berkesan.

Jadi, manakah dari destinasi di atas yang akan masuk ke dalam bucket list perjalanan Anda berikutnya? Pastikan untuk merencanakan rute perjalanan Anda dengan baik agar waktu Anda di Ubud tidak terbuang sia-sia di jalan. Selamat mengeksplorasi keajaiban Ubud!

Butuh Panduan Rute Perjalanan Ubud?

Kami telah menyiapkan file PDF Itinerary 3 Hari di Ubud yang bisa Anda unduh secara gratis untuk membantu merencanakan liburan Anda.

Download Itinerary Ubud PDF

Leave a Comment